• Jelajahi

    Copyright © Tempo Daily
    Best Viral Premium Blogger Templates
    Popup Iklan Slider
    Banner Iklan

    monetag multi

    copas

    Iklan

    Jutaan Kendaraan Keluar Jabodetabek Dipadati Pemudik

    Sabtu, 29 Maret 2025, Maret 29, 2025 WIB Last Updated 2025-03-30T12:24:19Z

    Jutaan Kendaraan Keluar Jabodetabek Dipadati Pemudik

    Jakarta // Tempo Daily - Puncak arus mudik Lebaran dengan lonjakan signifikan dengan jumlah kendaraan yang keluar dari wilayah Jabodetabek. 29/03/2025


    Berdasarkan data yang dirilis PT Jasa Marga, lebih dari 1,4 juta kendaraan telah meninggalkan Jabodetabek. Lonjakan ini menyebabkan kepadatan di berbagai jalur utama, terutama di ruas jalan tol trans-Jawa, jalur selatan, dan beberapa titik kritis di jalan nasional.


    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengonfirmasi bahwa puncak arus mudik berlangsung sejak Sabtu pagi dengan sekitar 268 ribu kendaraan melintas melalui jalan tol. Kepadatan lalu lintas ini terutama terjadi di jalur utama yang menghubungkan Jakarta dengan kota-kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur.


    Untuk mengantisipasi kepadatan, pihak kepolisian bersama Kementerian Perhubungan telah menerapkan berbagai strategi rekayasa lalu lintas, termasuk sistem satu arah (one way) dari KM 70 Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 414 Tol Semarang-Batang. Skema ini mulai diberlakukan sejak Kamis, 27 Maret pukul 14.00 WIB, dan dijadwalkan berakhir pada Sabtu, 29 Maret pukul 24.00 WIB.


    Selain rekayasa lalu lintas, petugas di lapangan juga menerapkan sistem contra flow di beberapa titik rawan kemacetan, seperti di ruas Tol Cipali dan Tol Pejagan-Pemalang. Kepolisian terus memantau pergerakan kendaraan dan melakukan penyesuaian pola lalu lintas secara situasional untuk mengurai kepadatan.


    Di jalur selatan, arus kendaraan di Jalur Gentong, Tasikmalaya, mengalami peningkatan volume kendaraan sejak siang hingga sore hari. Kepadatan terutama terjadi di titik-titik pertemuan antara jalur utama dengan jalur alternatif yang banyak digunakan oleh pemudik. Meski demikian, kepolisian setempat melaporkan bahwa kepadatan mulai terurai menjelang malam, seiring dengan pergeseran pemudik ke jalur-jalur lainnya.


    Sementara itu di ruas Tol Cipali, kondisi lalu lintas terpantau ramai lancar, meskipun beberapa rest area mengalami kepadatan. Para pemudik yang melakukan perjalanan jauh banyak memanfaatkan rest area sebagai tempat beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan mereka. Oleh karena itu, pihak pengelola tol telah menyiapkan fasilitas tambahan untuk mengakomodasi lonjakan pemudik, termasuk penyediaan area parkir sementara dan layanan kesehatan bagi para pengguna jalan tol.


    Selain jalur darat, moda transportasi kereta api juga mencatat lonjakan jumlah penumpang. PT Kereta Api Indonesia (KAI) melaporkan bahwa hingga Sabtu, 29 Maret pukul 10.00 WIB, jumlah tiket yang telah terjual untuk perjalanan jarak jauh dan lokal mencapai lebih dari 1,1 juta kursi. Peningkatan jumlah penumpang ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menyediakan opsi transportasi yang lebih nyaman dan aman bagi masyarakat yang ingin mudik ke kampung halaman.


    Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan terus melakukan pemantauan terhadap pergerakan masyarakat selama puncak arus mudik. Menteri Perhubungan Dudy Sumadi dan Menko PMK Muhadjir Effendy telah meninjau sejumlah simpul transportasi di Jakarta untuk memastikan kelancaran arus mudik tahun ini. Mereka menegaskan bahwa koordinasi antara berbagai pihak, termasuk kepolisian, pengelola jalan tol, dan operator transportasi publik, menjadi kunci utama dalam mengelola lonjakan pemudik.


    Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau para pemudik untuk mewaspadai kondisi cuaca yang dapat memengaruhi perjalanan. Berdasarkan prediksi cuaca, beberapa wilayah di Pulau Jawa diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada malam hari. Para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi diimbau untuk berhati-hati dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat.


    Hingga saat ini, situasi arus mudik masih terus berkembang. Masyarakat yang belum melakukan perjalanan diimbau untuk selalu memantau informasi terbaru terkait kondisi lalu lintas dan memilih waktu keberangkatan yang tepat guna menghindari titik-titik kepadatan. Dengan perencanaan yang baik, diharapkan seluruh pemudik dapat tiba di kampung halaman dengan selamat dan nyaman.


    (timred_Bon)

    Komentar

    Tampilkan